Jawabannya adalah : “التثبت من الأدلة وذكر المصدر ونسب الكلام إلى قائله” Untuk menverifikasi bukti (dalil) dan menyebutkan sumber serta menyandarkan ucapan kepada pengucapnya لهذا نجد سلفنا الصالح و علماءنا و مشايخنا حرصون على ذكر المصدر سواءا في كتبهم أو مقالاتهم … Karena itulah para salaf kita terdahulu, termasuk ulama dan masyaikh kita, bersemangat menyebukan sumber […]


Continue Reading


Di dalam kitab yang berjudul “Muhadditsul Ashr al-Imam Muhammad Nashiruddin al-Albani kamaa Aroftuhu” (Ahli Hadits Kontemporer Imam Al-Albani yang Kukenal), penulis buku ini yang bernama Syaikh Isham Musa Hadi berkata : Sebagian ikhwah menyampaikan kepada beliau (al-Albani) : “Wahai guru kami, ada seseorang yang memusuhi Anda dan suka membicarakan Anda (dengan keburukan), apakah orang ini […]


Continue Reading


Telah wafat sebelum maghrib (Selasa, 13 Muharram 1439) guru kami yang mulia : Abû Islâm Shâlih bin Thohâ bin ‘Abdulwâhid al-Mishrî kemudian al-Urdunî (1373 – 1439). Sholat jenazah akan dilakukan esok hari (yaitu hari ini Rabu, 14 Muharram 1439) selepas zhuhur di Masjid beliau di Yordania pada usia lebih dari 63 tahun, semoga Allâh merahmati […]


Continue Reading


ﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ? Al-‘Allâmah Ibnu ‘Utsaimîn رحمه الله pernah ditanya : ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﻣﻦ ﻳﺴﻤﻲ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺴﻠﻔﻲ” ﺑـ ” ﺍﻟﻤﻨﻬﺞ ﺍﻟﺘﻠﻔﻲ ” ﻭﺍﻟﻌﻴﺎﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ – ؟ Apa hukum orang yang menamakan manhaj salafi dengan manhaj talafi (talafi = perusak), -hanya kepada Allâhlah kita berlindung-? Al-‘Allâmah Ibnu Utsaimîn rahimahullâhu menjawab :


​? KISAH NYATA MENGAGUMKAN Di dalam pengajian Syarh al-Âdabul Mufrod, Syaikh Prof DR Abdurrazzåq bin Abdilmuhsin al-Abbâd al-Badr hafizhahullåhu saat menjelaskan hadits  : حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ: حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ عَنْ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ: Abdullâh bin Shâlih menceritakan kepada kami bahwa beliau berkata, Mu’âwiyah menceritakan kepadaku, […]


Continue Reading


​‌?‌?‌?‌?‌?‌?‌? ‌?‌?‌?‌?‌?‌? ? *HARGA CINTA KARENA ALLÅH* Barangsiapa yang mencintai saudaranya karena Allåh secara hakiki, maka hendaknya membaca kisah berikut ini, yang terjadi antara al-Imåm al-Albånî _rahimahullåhu_ dengan orang-orang yang hadir di majelis beliau… 


💎 BELAJAR ADAB DARI ULAMA SENIOR Syaikh Muhammad Hassan al-Mishrî hafizhahullâhu berkata : 🔹Beginilah gambaran Syaikh al-Albânî rahimahullâhu, Syaikh Ibnu Bâz rahimahullâhu dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimîn rahimahullâhu tatkala berkumpul di satu majelis yang sama. 🔹Kejadian tersebut terjadi di musim haji, tepatnya di tahun terakhir Syaikh al-Albânî rahimahullâhu melakukan haji.


🌺 NASEHATI JANGAN MENVONIS!! 🔅Ahli hadits kontemporer, al-Allâmah Muhammad Nâshiruddîn al-Albânî rahimahullâhu berkata : ❗Hendaknya kalian memberikan nasehat dan melakukan pendekatan kepada lawan kalian 🚫 Bukannya malah menvonisnya sebagai ahli bid’ah dan memutuskan hubungan 👉 Karena manhaj (metode) kita adalah :


🔉Syaikh al-Albânî rahimahullâhu berkata: 📃 Mereka para du’ât yang berkeinginan untuk meraih  tujuan yang mulia, yaitu menegakkan hukum Allâh di muka bumi ini, dan mendirikan khilâfah ar-Râsyidah (yang lurus) pasca kekhilafahan lampau, dimana seluruh kaum muslimin bersepakat akan wajibnya merealisasikan hal ini. Akan tetapi mereka berbeda pendapat di dalam cara dan metode. Kami salafiyun, bersepakat […]


Continue Reading



OLDER POSTS

%d bloggers like this: