أَغْرَى امْرُؤٌ يَوْمًا غُلَامًا جَاهِلًا * بِنُقُودِهِ كَيْمَا يَنَالُ بِهِ الوَطَرْ Suatu hari, seseorang membujuk seorang bocah yang pandir•••Dengan iming² uang agar ia beroleh apa yang didamba••• قَالَ: ائْتِنِي بِفُؤَادِ أُمِّكَ يَا فَتَى * وَلَكَ الدَّرَاهِمُ وَالجَوَاهِرُ وَالدُّرَرْ Ia berkata : bawakan padaku hati ibumu wahai pemuda•••Semua dirham, perhiasan dan mutiara ini ‘kan menjadi milikmu•••


Tersebar tulisan yang disandarkan kepada Al-Hafizh Ibnu Rajab bahwa beliau melarang menambahkan sesuatu pada kata amin.Nukilan tsb berbunyi : ولا يستحب ان يصل آمين بذكر آخر مثل ان يقول آمين يا رب العالمين لأنه لم تأتي به السنة هذا قول اصحابنا “Tidaklah dianjurkan menyambungkan kata amin dengan menyebut kata lain, seperti mengucapkan “Amin Ya Rabbal […]


Continue Reading


%d bloggers like this: