IBNU SÎNÂ (AVICENNA) DALAM SOROTAN

 Sep, 04 - 2015   no comments   Rudud & SyubuhatSorotanTahdzir

Mereka menamakan :
💊 Apotik Ibnu Sînâ
🏥 Rumah Sakit Ibnu Sînâ
💉 Poliklinik Ibnu Sînâ
🔬 Laboratorium (klinik) Ibnu Sînâ
🏡 *Sekolah Islam Ibnu Sînâ
❓Tahukah mereka siapa Ibnu Sînâ itu?

🌰HAKIKAT IBNU SÎNÂ 🌰
🍃 Siapakah Ibnu Sînâ itu – semoga Allâh tidak meridhainya -? Bacalah, Anda akan tahu hakekatnya :

👤 Namanya adalah al-Husain bin ‘Abdillâh, namun lebih populer dengan nama Ibnu Sînâ.
Popularitasnya begitu tersohor, sehingga jarang Anda dapat orang yang tidak mengetahuinya…
Namun, betapa sedikit orang yang mengetahui aqidahnya!..
Ironinya, walaupun dia sesat, kita dapati banyak rumah sakit di negeri Islam masih menggunakan namanya.

📛 Aqidah Ibnu Sînâ yang rusak :

💬 Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyah rahimahullâhu berkata tentangnya :
إبن سينا رافضي قرمطة يسب الصحابة رضي الله عنهم وينتقصهم
“Ibnu Sînâ itu seorang penganut faham (syiah) râfidhah qoromithoh yang gemar mencerca sahabat Nabi dan merendahkan mereka.”

💬 Al-Allâmah Ibnu Bâz rahimahullâhu berkata :
لا ينبغي للمسلمين أن يسموا محلاً بأسماء إبن سينا الفاربي قبحه الله…
“Tidak selayaknya kaum muslimin menamakan suatu tempat dengan nama Ibnu Sînâ al-Fâribî – semoga Allâh memburukkan dirinya -… ”
📗 Al-Fawâ’id al-Jaliyah karya az-Zahrânî hal. 37

💬 Ibnul Qoyyim rahimahullâhu berkata :
إمام الملحدين ابن سينا
“Imamnya kaum atheis (mulhidîn) Ibnu Sînâ”
📗 Ighâtsah al-Lahafân II/267

💬 Ibnu Sholâh rahimahullâhu berkata :
كان شيطاناً من شياطين الإنس
“Dia termasuk setan dari jenis setan manusia”
📗 Fatâwâ Ibnu Sholâh I/209

💬 Imâm Adz-Dzahabî berkata di dalam Mîzân al-I’tidâl :
ما أعلمه عنه – أي ابن سينا –  روى شيئاً من العلم ولو روى لما حلت له الرواية عنه لأنه فلسفي النحلة، ضال
“Saya tidak mengetahui dirinya – Ibnu Sînâ – pernah meriwayatkan satu ilmu pun. Sekiranya dia meriwayatkan, tidaklah diterima periwayatannya, karena dia seorang yang meyakini filsafat, sesat”

💬 Ibnu Hajar mengomentari ucapan Adz-Dzahabî di atas :
لا رضي الله عنه
“Semoga Allâh tidak meridhainya ”

💬 Fadhîlatusy Syaikh Shâlih bin Fauzân al-Fauzan hafizhahullâhu ditanya :
❓Apa pendapat Anda terhadap orang yang memuji Ibnu Sînâ dan menjadikannya sebagai ulama kaum muslimin?
💬 Jawab :
Hal ini diantara dua hal :
1⃣ Bisa jadi dia orang yang jâhil dan tidak mengetahui keadaan Ibnu Sînâ, maka dia tidak berhak berbicara dan wajib atasnya diam.
2⃣ Bisa jadi dia orang yang mengetahui keadaan Ibnu Sînâ dan kekufurannya, maka dia (dianggap) telah menyetujui kekufuran Ibnu Sînâ dan hukumnya sama dg hukum thd Ibnu Sînâ, wal’iyâdzubillâh. Karena dia menyetujui Ibnu Sînâ akan kesesatannya namun tetap memujinya.
Hal ini benar² sangat berbahaya!!
Akan tetapi, ada sebagian orang yang memuji Ibnu Sînâ dari sisi bahwa dirinya hanyalah seorang dokter saja, dan ini adalah profesi duniawi belaka. Dia adalah seorang dokter, namun orang² kafir ada diantara mereka yang lebih cerdas dibanding Ibnu Sînâ dalam hal kedokteran, lalu kenapa hanya mengkhususkan Ibnu Sînâ saja?

Mereka menjawab: karena dia berafiliasi thd Islam, dan ini adl kebanggaan Islam…
Kami katakan: Islam berlepas diri darinya, dan orang Islam tdk butuh dengannya.
Kesimpulannya, dia tidak layak disanjung dan dipuji, karena dia seorang penganut aliran sekte bâthiniyah, seorang filsuf atheis, yang berpendapat alam semesta itu tidak berawal.”
📗 Sumber : at-Ta’lîq al-Mukhtashor ‘alal Qoshîdah an-Nûniyah III/1328

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

📝  Alih Bahasa : Abu Salma Muhammad
📱 IG/Twitter : @abinyasalma 
💻 Blog : abusalma.net | rachdie.wordpress.com 
📎 Grup WA/TG : Al-Wasathiyah wal I’tidâl

Posted from WordPress for Android


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: