INILAH SEBAB SYAIKH ALI BAWAZIR DIBUNUH

 Feb, 20 - 2014   no comments   InformasiTakfiri

إعلان هام

Syaikh ‘Alî bin Sâlim bin Ya’qûb Bâwazîr akan disholatkan pada hari Kamis, 20 Rabî’ ats-Tsânî 1435 / 20 Februari 2014 selepas sholat Ashar di stadion “Nâdî al-Ahlî”, Ghail Bâwazîr.

وإنا لله وإنا إليه راجعون

Karena inilah beliau dibunuh

Diantara yang paling mencolok adalah ucapan Syaikh saat beliau berkhutbah menyeru kepada orang-orang yang melakukan aksi pembunuhan terhadap tentara militer dan keamanan…

Beliau berkata menyeru kepada orang-orang yang melakukan aksi pembununan terhadap para perwira tentara :

“Sesungguhnya, sebagian manusia ada yang mengkafirkan hanya karena zhan (praduga) belaka dan membunuh jiwa yang diharamkan hanya karena syubuhât (kerancuan) padahal hukum “had” saja, dicegah (tidak dilaksanakan) dengan adanya syubuhât. Sebagian orang begitu ekstremnya ketika berinteraksi dengan penguasa, sampai-sampai sebagian mereka menjatuhkan vonis kafir kepada sebagian penguasa yang ada hari ini. Sebagian lagi sampai mengkafirkan menteri, tentara dan polisi. Bahkan sebagian mereka ada yang sampai mengkafirkan fihak yang berbeda pendapat dengan mereka walaupun mereka adalah para ulama terhormat. Ini benar-benar fitnah yang besar!

Kami bukannya membela para penguasa, ataupun membela kekufuran yang mereka lakukan, atau membela kefasikan dan kefajiran mereka. Namun kebenaran tetaplah wajib disampaikan. Sesungguhnya, para penguasa yang mereka sebut “thaghût”, mereka telah dipilih oleh jutaan orang, apakah lantas mereka juga dikafirkan?! Mereka ini ridha terhadap para penguasa sedangkan orang yang ridha terhadap thaghût adalah kafir, dan orang yang ridha terhadap kekafiran juga kafir! Bahkan yang memilih mereka adalah para du’at terkenal, termasuk juga para ulama senior negeri ini (Yaman). Mereka menasehatkan masyarakat umum untuk memilih para penguasa, lantas apakah mereka juga dikafirkan?! Mana yang lebih besar bahayanya, sikap mereka ini ataukah para polisi “miskîn” yang telah mendedikasikan diri mereka untuk menjaga ketentraman negeri dan rakyat?

Inilah kontradiksi dan sikap ekstrem mereka yang standar ganda! Apa yang terjadi pada kalian, bagaimana kalian mengukumi? Kenapa kita mengkafirkan ini namun tidak mengkafirkan itu?! Kita menghalalkan darah orang ini namun tidak kita halalkan darah orang itu?! Sedangkan polisi atau tentara yang “miskîn” ini, mereka tidak turut memilih penguasa yang kalian sebut “thaghût” itu, bahkan tidak mengikuti pemilu!

Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam melarang dari “khurûj” (memberontak) dari penguasa. Beliau bersabda, “sampai kalian melihat “kufron bawâhan” (kekafiran yang nyata) dan kalian memiliki bukti yang nyata dari Allâh”. Apakah “kufron bawâh” yang dimaksud di sini? “Kufron bawâh” itu adalah kekafiran yang terang lagi jelas, yang tidak akan diperselisihkan lagi (kekafirannya) oleh dua orang.

Wahai kaum muslimin, apakah masuk akal mereka (mengkategorikan kekufuran penguasa saat ini) dengan “kufron bawâhan” sedangkan para ulama senior, masyaikh, dan du’at di sini tidak menganggapnya sebagai kekafiran yang besar?! Apakah masuk akal, para ulama besar Islam seperti Syaikh Bin Bâz, Syaikh Ibnu ‘Utsaimîn, Syaikh al-Albânî, Syaikh Muqbil, Syaikh az-Zindânî, Syaikh al-Mu’allim dan banyak lagi selain mereka, tidak mengkafirkan (para penguasa)? Lantas bagaimana bisa disebut “bawâhan” (kekufuran yang nyata)?!

Sumber : Pesan “telegram” dari al-Akh Husain al-Ahmar, salah satu alumni Ma’had Darul Hadits di Ma’rib, Yaman.

Teks asli :

إعلان هام

سيصلى على الشيخ علي بن سالم بن يعقوب باوزير غداً الخميس 20 / ربيع الثاني/ 1435هـ الموفق 20 / فبراير /2014 مـ بعد صلاة العصر في ملعب نادي الأهلي بغيل باوزير
وإنا لله وإنا إليه راجعون
لهذا قتلوا
وكان من أبرز ما قاله الشيخ مخاطباً من يقومون بعمليات الاغتيالات التي تطال العسكريين والأمنيين مايلي شاهد الفيديو أسفل.

قال مخاطباُ من يقومون بعمليات الاغتيالات للجنود الضباط قائلا “إن بعض الناس يجعل يكفر بالظن وجعل يقتل النفس المحرمة بالشبهات مع ان الحدود تدرأ بالشبهات ،لقد غالى بعض الناس في التعامل مع الحكومات حتى وصل بعضهم إلى تكفير بعض الحكومات الموجودة اليوم وتتدرج بعضهم حتى كفر الوزراء والجيوش وتدرج بعضهم حتى كفر الشرطة والضباط ووصل بعضهم إلى تكفير من خالفه ولو كان من العلماء والفضلاء وأنها لفتنة كبيرة نحن لا ندافع عن الحكام لا عن كفر وقع منهم ولا عن فسقهم وفجورهم ولكن الحق يجب أن يقال إن هؤلاء من يسمونهم بالطواغيت قد انتخبهم ملايين من الناس فهل سيكفرونهم ورضوا بهم والراضي عن الطاغوت كافر والراضي عن الكفر كافر بل رشحهم مشاهير الدعاة ومن كبار علماء هذه البلاد واوصوا عموم الناس بانتخابهم فهل سيكفرون هؤلاء ؟ الذين هم أعظم خطر بموقفهم هذا أم جاءوا على هؤلاء المساكين على رجال الشرطة الذين نذروا أنفسهم لحماية البلاد والعباد أنه التناقض والغلو الكيل بمكيالين مالكم كيف تحكمون لماذا نكفر هذا ولا نكفر هذا وسنتحل دم هذا ولا نستحل دم هذا إلا تتقون الله تعالى ،هذا الشرطي المسكين او الضباط ربما لم يرشح من تسمونه الطاغوت ولا يعرف الانتخابات أما تتقون الله تبارك وتعالى الرسول صلى الله عليه وسلم نهى عن الخروج على الحاكم وقال حتى تروا كفرا بواحاً عندكم فيه من الله برهان ما هو هذا الكفر البواح الكفر البواح هو الواضح البين الذي لا يختلف فيه اثنان لا ينتطح فيه عنزان أيعقل أيها المسلمون أن يكون هذا كفرا بواحاً وكبار علماء الإسلام والمسلمين والمشايخ والدعاة على أن هذا ليس بالكفر الأكبر أيعقل كبار أئمة الإسلام الشيخ أبن باز الشيخ ابن عثيمين الشيخ الالباني الشيخ مقبل الشيخ الزنداني الشيخ المعلم وغيرهم كثير لا يكفرون ..كيف يكون بواحاً ؟ أيعقل أن يكون الكفر


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: