Ada proverb Arab berbunyi : الفرصة تمر مر السحاب، فانتهزوا الفرص بخير Kesempatan itu kan berlalu sebagaimana berlalunya awan, karena itu pergunakanlah kesempatan yang ada dengan kebaikan. Kenapa demikian? Karena sesungguhnya apabila kita berbuat baik, sejatinya kebaikan itu akan kembali kepada diri kita, sebagaimana firman Allah ﷻ : إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ “Jika kamu […]


Continue Reading


أَغْرَى امْرُؤٌ يَوْمًا غُلَامًا جَاهِلًا * بِنُقُودِهِ كَيْمَا يَنَالُ بِهِ الوَطَرْ Suatu hari, seseorang membujuk seorang bocah yang pandir•••Dengan iming² uang agar ia beroleh apa yang didamba••• قَالَ: ائْتِنِي بِفُؤَادِ أُمِّكَ يَا فَتَى * وَلَكَ الدَّرَاهِمُ وَالجَوَاهِرُ وَالدُّرَرْ Ia berkata : bawakan padaku hati ibumu wahai pemuda•••Semua dirham, perhiasan dan mutiara ini ‘kan menjadi milikmu•••


​‌?‌?‌?‌?‌?‌? ‌?‌?‌?‌?‌? ? Jagalah Lisan!! : Memetik Faidah dari Kisah Imam al-Kisâ’î ?Imam al-Kisâ’î adalah salah satu imam qirô’ah sab’ah (7 Bacaan Al-Qur’an) berasal dari Kufah. Beliau adalah salah satu pakar Al-Qur’an dan Nahwu.  ☀ Suatu hari, beliau berkumpul dengan al-Yazîdî di hadapan khalifah Harûn ar-Rasyîd. 


​?Dari Mu’åwiyah bin Qurroh beliau berkata : (مكتوبٌ في الحكمة: لا تجالس بحِلْمك السُّفهاء، ولا تجالس بسفهك الحُلَماء) _Termaktub di dalam hikmah :_ “`Janganlah kalian berkumpul dengan orang² jahil dengan kemurahanhatimu, dan janganlah pula kalian berkumpul dengan orang² yang murah hati dengan kebodohanmu.“`


​? Al-‘Allâmah Ibnu Utsaimin _rahimahullåhu_ berkata : ?« إذا رأيت وقتك يمضي، وعمرك يذهب، وأنت لم تنتج شيئا مفيداً ، ولا نافعاً، ولم تجد بركة في الوقت ~ ⌛“`Apabila kau memperhatikan waktumu yang telah lewat, usiamu yang telah berlalu, sedangkan dirimu belum menghasilkan sesuatupun yang bermanfaat dan berfaedah, serta tidak ada keberkahan dalam waktumu yang […]


Continue Reading


​*Apa bedanya _shalih_ dengan _mushlih_??* Oleh Syaikh Shådiq al-Baidhănî حفظه الله  ▫Orang yang _shâlih_ itu خيره لنفسه   Kebaikannya adalah bagi dirinya sendiri.  ▫Sedangkan orang yang _mushlih_ (melakukan perbaikan) itu خيره لنفسه ولغيره  Kebaikannya bagi dirinya sendiri dan juga untuk orang lain.  ▪ Orang yang shalih itu, 


​‌?‌?‌?‌?‌?‌?‌? ‌?‌?‌?‌?‌?‌? ? *HARGA CINTA KARENA ALLÅH* Barangsiapa yang mencintai saudaranya karena Allåh secara hakiki, maka hendaknya membaca kisah berikut ini, yang terjadi antara al-Imåm al-Albånî _rahimahullåhu_ dengan orang-orang yang hadir di majelis beliau… 


? ‘Umar al-Farûq radhiyallåhu anhu berkata :  (أخوف ما أخاف عليكم أن تهلكوا فيه ثلاث خلال: شحٌّ مطاع، وهوى متبع، وإعجاب المرء بنفسه) Tidak ada yang paling aku takuti yang dapat membinasakan kalian kecuali 3 hal : 1⃣ Kebakhilan yang dituruti 2⃣ Hawa nafsu yang diikuti 3⃣ Seseorang yang takjub dengan diri sendiri. 


Zuhud diidentikan dengan meninggalkan dunia, berpakaian apa adanya, compang camping, rambut kusut, dan bentuk-bentuk hina lainnya. Padahal Allah Ta’ala maha indah dan menyukai keindahan. Abul Abbas Al-Harrani rahimahullah  mendefinisikan Zuhud : الزُّهُدُ المَشْرُوعُ هُوَ تَرْكُ شَيْءٍ لَا يَنْفَعُ فِيْ الدَّارِ اْلآخِرَةِ وَثِقَّةُ اْلقَلْبِ بِمَا عِنْدَ اللَّهِ



OLDER POSTS

%d bloggers like this: