HUKUM MENGUCAPKAN IED PADA MALAM IED

 Jul, 08 - 2016   no comments   FatawaFatwa Ulama

​Ustadz, tentang mengucapkan selamat iedul Fitri saat malam takbiran

Bagaimana dengan fatwa di bawah ini… 

?UCAPAN SELAMAT HARI RAYA SEBELUM MASUK HARI IED (MALAM IED) TIDAK ADA ASALNYA DARI SALAF?

? Asy Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al Fauzan حفظه الله

 Fadhilatus Syaikh Shalih al-Fauzan ( Anggota Lajnah Daimah Lil Ifta dan Anggota Haiah Kibar al-Ulama ) memberikan tanbih (peringatan): 

” Bahwa ucapan selamat hari raya ied *sebelum masuk hari ied (yakni malam ied, pent)* sehari atau dua hari sebelumnya TIDAK ADA ASALNYA. Secara rinci dipaparkan dalam tanya jawab berikut ini:

? Pertanyaan: “Telah tersebar diantara muslimin pada akhir-akhir  ini pesan-pesan singkat melalui ponsel, yang isinya adalah mengharamkan ucapan selamat hari raya sebelum jatuh tanggal ied sehari atau dua hari sebelumnya. Dan dinyatakan bahwa perbuatan tersebut termasuk bid’ah. Bagaimanakah pendapat anda ?

? Syaikh menjawab: “Saya tidak mengetahui ucapan seperti ini. Hal ini mereka sebarluaskan dan saya tidak mengetahui adanya asal dari perkara ini. Ucapan selamat hari raya itu boleh pada hari ied.

? Adapun jika diucapkan sebelum hari ied maka saya sama sekali *tidak mengetahui asal muasalnya dari Salaf*.

? Dan saya tidak mengetahui mereka (salaf) mengucapkan selamat hari raya *sebelum* hari ied. Bagaimana bisa ucapan selamat disampaikan untuk sesuatu yang belum terjadi ?

?? Ucapan selamat ini boleh diucapkan pada hari ied ataupun juga setelah hari ied. (hari ied ditandai dengan terlihatnya hilal bulan syawal dengan ketetapan waliyyul amr, pent)

? Sumber: http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=145740

Mohon tanggapanIED
JAWABAN

Perlu kita perhatikan beberapa hal sbb ;

1⃣ Pertanyaan kepada Syaikh Fauzån adalah hukum mengucapkan selamat ied pada *sehari atau dua hari sebelum hari ied*. Sedangkan malam ini sudah masuk 1 Syawal. 

2⃣ Perhatikan pula komentar penerjemah di akhir risalah, dia mengatakan :

_Hari ied ditandai dengan terlihatnya hilal bulan Syawal dengan ketetapan Waliyul Amr_

Dan malam ini sudah ditetapkan waliyul Amr sebagai awal hari ied atau tanggal 1 Syawal. 

3⃣ Jika dikatakan : “Yang dimaksud adalah larangan mengucapkan selamat ied sebelum dilaksanakannya sholat ied”. 

Maka kita jawab :

قال ابن قدامه رحمه الله : ” وذكر ابن عقيل في تهنئة العيد أحاديث , منها , أن محمد بن زياد , قال : كنت مع أبي أمامة الباهلي وغيره من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم ، فكانوا إذا رجعوا من العيد يقول بعضهم لبعض : تقبل الله منا ومنك ، وقال أحمد : إسناد حديث أبي أمامة إسناد جيد ” انتهى من ” المغني ” (2/130) .

Ibnu Qudamah _rahimahullåhu_ berkata : 

_Ibnu Aqil menyebutkan hadits² berkenaan dengan ucapan selamat ied. Diantaranya adalah Muhammad bin Ziyad berkata : “Saya pernah bersama Abu Umamah al-Bahili dan sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wasallam lainnya, dan mereka ini apabila pulang dari (sholat) ied saling mengucapkan diantara mereka, *Taqobbalallåhu minnă wa Minka*_

Ahmad mengomentari : _sanad hadits Abu Umamah ini jayyid (baik)_. 

? Al-Mughnî II/130

فظاهر فعل الصحابة والمنقول عنهم : أن التهنئة بالعيد تكون بعد صلاة العيد ، فلو اقتصر الإنسان على ذلك ، فحسن ؛ اقتداءً بأصحاب النبي صلى الله عليه وسلم ، *وإن هنأ به قبل ذلك ، مبادرة لصاحبه : فالظاهر أنه لا بأس به إن شاء الله ؛ لأن التهنئة بالعيد من باب العادات*، والأمر في باب العادات فيه سعة ، ومرجعه إلى العرف السائد بين الناس .

Yang tampak adalah, perbuatan sahabat dan yang dinukil dari mereka, bahwa ucapan selamat ied itu dilakukan ba’da sholat ied. Sekiranya seseorang mencukupkan dengan hal ini maka lebih baik, sebagai bentuk peneladanan kepada para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi wasallam. 

*Namun, apabila ada yang mengucapkan selamat sebelum itu (sholat ied) pada sahabatnya, maka yang tampak adalah hal ini tidak mengapa insya Allah.*

Karena ucapan selamat ied itu adalah termasuk perkara _adah_ (kebiasaan)  sedangkan perkara _adah_ itu ada keleluasaan di dalamnya. Maka, dikembalikan kepada  _urf_ (kebiasaan) yang ada diantara manusia. 

Lihat : https://islamqa.info/ar/192665

Selain itu juga, di dalam situs islamweb.net juga dikatakan :

فلم نقف على دليل يمنع التهنئة قبل صلاة العيد، جاء في إجابة للشيخابن عثيمين رحمه الله: 

Kami belum dapati adanya dalil yang melarang ucapan selamat ied sebelum sholat ied. Terdapat di dalam jawaban Syaikh Ibnu Utsaimin _rahimahullåhu_ beliau mengatakan :

التهنئة بالعيد قد وقعت من بعض الصحابة ـ رضي الله عنهم ـ وعلى فرض أنها لم تقع فإنها الآن من الأمور العادية التي اعتادها الناس، يهنئ بعضهم بعضاً ببلوغ العيد واستكمال الصوم والقيام.

_Ucapan selamat ied itu dilakukan sejumlah sahabat radhiyallåhu anhum. Sekiranya tidak dilakukan sahabat, maka sesungguhnya hal ini termasuk perkara adat kebiasaan manusia. Mereka saling mengucapkan selamat satu dengan lainnya saat bertemu dengan ied dan di kala telah sempurnanya puasa dan shalat._

فالشيخ جعلها من الأمور التي اعتادها الناس ببلوغ العيد واستكمال الصوم…

Syaikh Utsaimin menganggap perkataan ini sebagian adat kebiasaan manusia di saat bertemu dengan ied dan puasa telah usai. 

Sumber : http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=187457


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: