HUKUM DIUNDANG MAKAN SAAT PUASA SUNNAH

 Jun, 03 - 2016   no comments   Ibadah & MuamalatTanya Jawab

Pertanyaan : Ustadz tadi temen bilang klo lagi puasa sunnah ditawari maka terus berbuka katanya dapat 2 pahala. Apa benar itu?

Jawaban :
Saya cari dalil atau istidlal kalo berbuka puasa sunnah karena diundang makan dapat 2 pahala, blm saya dapati. Wallahu a’lam.
Bahkan penjelasan ulama adalah sbb :

فمن دعي إلى طعام وكان صائماً صوماً غير واجب فالأفضل له أن يفعل ما يراه أصلح من إتمام الصوم مع الامتناع عن إجابة الدعوة،
Barangsiapa yang diundang makan² sedangkan dia dalam keadaan berpuasa yang bukan wajib (sunnah), maka yg lebih utama adalah ia melakukan apa yang dianggapnya paling bermaslahat tanpa harus meninggalkan undangan…
أو إتمام الصوم مع حضور الوليمة والمشاركة بالدعاء لأهلها،
Atau menyempurnakan puasa dengan tetap menghadiri walimah dan ikut serta di dalam mendoakan sang empu acara
أو إجابة الدعوة وقطع الصوم بالأكل معهم. 
Ataupun memenuhi undangan dan berhenti dari puasanya dg ikut makan dengan mereka.
فعن أبي هريرة رضي الله عنه أنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
Dari Abu Hurairoh RA, bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
“إذا دعي أحدكم فليجب، فإن كان صائماً فليصل، وإن كان مفطراً فليطعم” رواه مسلم
Apabila salah seorang dari kalian diundang, maka penuhi undangannya. Apabila ia berpuasa maka “sambunglah”, dan apabila ia tidak berpuasa maka makanlah… (HR Muslim)
، ومعنى فليصل: فليدع لأهل الطعام بالبركة.
Artinya, “Maka sambunglah” adalah mendoakan keberkahan sang empu acara  makan² tsb.  
عن خرشة بن الحُرِّ قال: كنا عند ابن عمر فأتى بطعام فقال للقوم: اطعموا، فكلهم يقول إني صائم فعزم عليهم أن يفطروا فأفطروا. 
Dari Khursyah bin al-Hurr beliau berkata : kami sedang berada bersama Ibnu Umar dan dihidangkan makanan. Lalu beliau berkata kpd mereka : makanlah. Namun semuanya menjawab : kami sedang puasa. Lalu beliau memerintahkan mereka utk berbuka lalu mereka pun berbuka.
عن أبي هريرة أنه قال: إذا دعي أحدكم إلى طعام وهو صائم فليقل: أنا صائم. 
Dari Abu Hurairoh beliau berkata : Apabila salah seorang dari kalian diundang makan sedangkan dia berpuasa, maka ucapan : saya sedang puasa.
فعلم من جملة ما تقدم أن من دعي إلى طعام وهو صائم صياماً غير واجب فليفعل الأصلح من الخيارات الثلاثة. 
Dari penjelasan di atas maka diketahui bahwa seseorang yg diundang utk makan sedangkan dia berpuasa, maka hendaknya dia melakukan mana yang paling baik dari 3 pilihan tadi.

قال ابن تيمية: (وأعدل الأقوال أنه إذا حضر الوليمة وهو صائم: إن كان ينكسر قلب الداعي بترك الأكل، فالأكل أفضل، وإن لم ينكسر قلبه، فإتمام الصوم أفضل،
Ibnu Taimiyah berkata : pendapat yang paling tepat apabila diundang utk menghadiri walimah sedangkan ia berpuasa adalah :
➖apabila jika ia tidak ikut makan dapat mematahkan hati sang empu acara, maka ikut makan (batal puasa) adl lbh baik
➖apabila tak menyebabkan sang ekor acara patah hati, maka melanjutkan puasa ada lbh baik.
ولا ينبغي لصاحب الدعوة الإلحاح في الطعام للمدعو إذا امتنع، فإن كلا الأمرين جائز،
Tidak selayaknya sang pengundang memaksa makan org yang diundang jika ia tdk mau makan, karena kedua hal di atas boleh…

وعلى كلٍ، فإن من أفطر وهو صائم صوم تطوع لم يلزمه قضاء ذلك اليوم
Intinya, apabila seseorang membatalkan  puasa sunnahnya, maka ia tidak diharuskan  mengganti puasa sunnahnya tsb (qodho).
لقوله صلى الله عليه وسلم: “الصائم المتطوع أمير نفسه إن شاء صام وإن شاء أفطر” رواه أحمد والترمذي،
Sebagaimana sabda Nabi : Org yg berpuasa sunnah itu adalah penentuan dirinya, jika ia tetap mau puasa silakan  berpuasa, jika ia mau batal silakan batal..

Kesimpulan :
➖Jika Anda diundang makan², maka silakan pilih, mau berbuka silakan, mau terus puasa silakan.
➖Namuh jika kita tidak makan menyebabkan sang empu acara menjadi sedih, kecewa, dan semisalnya, maka berbuka adalah lbh utama.
➖Di sisi lain, jika kita tidak makan tidak berpengaruh thd sang empu acara, maka melanjutkan puasa adalah lbh baik.

Wallåhu a’lam

@abinyasalma | bit.ly/abusalma


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

%d bloggers like this: