KISAH SYAIKH IBNU ABD WAHHÂB DAN ULAMA MAKKAH

 Mar, 06 - 2016   no comments   Kisah NyataSharing BermanfaatSirah

🌹KISAH MENGAGUMKAN
⚜TENTANG KECERDASAN DAN ADAB SYAIKH MUHAMMAD BIN ABDIL WAHHÂB
rahimahullâhu

💬Al-‘Allâmah Ibnul ‘Utsaimîn rahimahullâhu mengisahkan di dalam kajian beliau, “Syarh al-Kâfiyah asy-Syâfiyah” :

☀Dikisahkan bahwa Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhâb rahimahullâhu ketika safar ke Makkah, beliau melihat seorang alim ulama Makkah yg sedang duduk di atas kursi menyampaikan pelajaran di hadapan manusia.
💭 Ucapan Syaikh tersebut begitu mengagumkan sehingga Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb dibuat kagum dengannya.

🚹Ketika Syaikh tersebut hendak berdiri, sedangkan  beliau adalah seorang Syaikh senior yang  diakui oleh penduduk Makkah, pada saat beliau hendak berdiri dari kursinya, beliau mengatakan :
‼”Ya Ka’bah Allah”.
⚠  Tentu saja ini problematis. Karena beliau melakukan kesyirikan tanpa beliau ketahui.
:idea:Namun Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb adalah seorang yang cerdas.

🔚 Pelajaran tersebut selesai ketika adzan. Lalu si alim ini turun dari kursi dan duduk menunggu dikumandangkan iqomah.
💭Setelah itu  Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb menyapa dan menyalami beliau.
👁‍🗨 Kemudian beliau bertanya kepada Syaikh Muhammad : “Dari mana Anda?”
💭 Syaikh Muhammad menjawab : “Saya dari Nejed. Saya benar² kagum dengan ceramah Anda. Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan. Perkataan Anda ini sangat baik sekali dan penuh ilmu. Bolehkah saya membaca di hadapan Anda beberapa surat Al-Qur’ân, karena saya adalah seorang pemula?”

📖 Lalu Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhâb pun membaca dari akhir al-Qur’an, yaitu mulai dari :
➖ Qul a’ûdzu birabbin nâs
➖ Qul a’ûdzu birabbil falaq
➖ Qul huwallâhu ahad
➖ Tabbat yadâ
➖ Idzâ jâ’a nashrullâhi wal fath
➖ al-Kâfirûn
➖ al-Kautsar
➖ al-Mâ’ûn
Dan tatkala beliau sampai pada surat Quraisy :
لإيلاف قريش ايلافهم  رحلة الشتاء والصيف فاليعبدوا رب هذا البيت الذي اطعمهم من جوع وآمنهم من خوف
💭 Beliau membaca :
فاليعبدوا البيت
Falya’budûl bait
(Maka sembahlah rumah/ka’bah).
💬 Lalu si alim Makkah tsb mengoreksinya sembari mengucapkan :
فاليعبدوا رب هذا البيت
❗Falya’budû rabba hadzal bait
(Maka sembahlah Rabb rumah/Ka’bah ini)
💭 Syaikh Muhammad mengatakan : “Saya diajarkan membacanya seperti ini”
❗Sang alim Makkah tersebut menukas : “tidak mungkin. Jika sekiranya mereka menyembah rumah/Ka’bah, niscaya mereka telah berbuat kesyirikan. Sedangkan Allah tidak memerintahkan untuk berbuat syirik.”

❓Syaikh Muhammad bertanya kembali : “Kalau begitu bagaimana yang benar?”
✅ Sang alim Makkah tsb menjawab : “Yang benar adalah :
فاليعبدوا رب هذا البيت
Falya’budû rabba hadzal bait.
✅ Allah juga berfirman :
وقال ربكم ادعوني أستجب لكم
“Rabb-mu berfirman, berdoalah padaku niscaya akan aku kabulkan.”
❎ Allah tidak mengatakan : berdoalah kepada Ka’bah atau rumah Allah. Karena tidak ada satupun yang berhak utk dihaturkan doa melainkan Allah.”

💭 Syaikh Muhammad lalu berkata : “Saya tadi mendengar Anda wahai Syaikh kami, tatkala Anda bermaksud berdiri dari kursi, anda mengucapkan,
“Ya Ka’bah Allah”. ‼

💬 Lalu Syaikh Makkah tersebut (tersadar lalu) menjawab : “Semoga Allah membukakan segala kebaikan atasmu dan semoga Allâh membalasmu dengan kebaikan.”

💽 Syarh al-Kâfiyah asy-Syâfiyah (IV/410)
🖥 Sumber : Channel Rowâ’i’ ar-Robbâniyîn.
✏ @abinyasalma
#⃣ Channel al-Wasathiyah wal I’tidâl (https://bit.ly/abusalma)

Posted from WordPress for Android


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

%d bloggers like this: