DISKUSI UNTUK MENCARI KEBENARAN

 Dec, 18 - 2015   no comments   DakwahSalafiyah

Guru kami yang mulia, al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullâhu senantiasa menasihatkan kami apabila ada perbedaan untuk melakukan :
1⃣ Munâshohah (saling menasehati)
2⃣ Munâqosyah (berdiskusi)
3⃣ dan Mubâhatsah (saling membahas dengan ilmu)
Dan beliau mengingatkan kami untuk
1⃣ Tidak mudah mentahdzir
2⃣ Tidak mudah menghukumi (menvonis)
3⃣ dan tidak saling bermusuhan

Sungguh benar nasehat beliau, karena budaya saling bahts dan diskusi secara ilmiah, akan menambah pengetahuan kita, membuka cakrawala berfikir, mengasah ingatan dan mengetahui kebenaran (atau pendapat yang paling mendekati kebenaran)

Hal yang serupa juga pernah disampaikan oleh Faqîhuz Zamân, Muhammad bin Shâlih al-Utsaimin rahimahullâhu di dalam “Silsilah Liqô’ât al-Bâb al-Maftûh” no 45, beliau rahimahullâhu mengatakan :
“وإذا كانوا يكرهون المناقشة في العلم والتعمق فيه، نسألهم: لماذا؟ فإن قالوا: لئلا تحصل عداوة بين المتناقشين،
قلنا: هذا غلط، فالإنسان الذي يريد الحق لو ناقشه غيرُه للوصول إلى الحق لا يكرهه،
بل يقول: هذا من نعمة الله عليَّ أن أحداً يناقشني؛ حتى إذا كنتُ على خطأ تبيَّن لي خطئي”.
Apabila mereka membenci berdiskusi di dalam masalah keilmuan dan mendalaminya, kami bertanya kepada mereka, “kenapa (kalian membenci diskusi)?”
Apabila mereka menjawab, “Karena bisa jadi berpotensi menimbulkan sikap permusuhan diantara orang yang berdiskusi.”
Kita sanggah, “Pendapat kalian ini tdk tepat. Karena seseorang yang menginginkan kebenaran, sekiranya dia berdiskusi dengan orang lain dalam rangka untuk mencapai kebenaran, maka hal ini tidaklah dibenci.
Bahkan selayaknya dikatakan bahwa hal ini termasuk nikmat Allah terhadapku dengan adanya seseorang yang berdiskusi denganku, sehingga apabila saya berada di atas kesalahan, maka kesalahanku pun menjadi jelas.”

✏ Abû Salmâ Muhammad (@abinyasalma)
📝 Dibaca dan dikoreksi oleh al-Ustadz Kurnaedi Abu Ya’l hafizhahullâhu Ta’âla
#⃣ Channel Telegram dan grup WA “Al-Wasathiyyah wal I’tidâl”
🖇 JOIN : https://goo.gl/7zuADL

Posted from WordPress for Android


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: