CINDERA MATA DARI NEGERI JIRAN

 Dec, 18 - 2015   no comments   Aqidah & ManhajDakwah

Faedah berharga yang disampaikan oleh al-Ustâdz Abu Qotadah selepas kembali dari Malaysia…

قال عبد الله بن عمر رضي الله عنه: مافرحت بشيئ من الاسلام اشد فرحا بان قلبي لم يدخله شيئ من هذه الاهواء
Abdullah bin Umar Radhiyallâhu anhumâ berkata: Tidaklah kebahagiaanku thd sesuatu dari Islam melebihi kebahagian tidak masuknya sedikitpun kebidahan dalam hatiku.

قال الفضيل بن عياض: طوبي لمن مات على الاسلام والسنة فان كان كذلك فليكثر من قول ماشاء الله
Al Fudhail bin ‘Iyadh berkata: beruntunglah orang yg mati diatas Islam dan sunnah. Apabila demikian hendaknya dia memperbanyak ucapan mâsyâ Allah

قال ابن عون : من مات علي الاسلام والسنة فله بشير بكل خير
Ibnu ‘Aun berkata: orang yg mati diatas Islam dan sunnah maka baginya kabar gembira dgn semua kebaikan.

قال عبد الله بن المبارك: اعلم أخي ان الموت اليوم كرامة لكل مسلم لقي الله على السنة
Abdullah bin al Mubarak berkata: ketahuilah wahai saudaraku, kematian pada hari ini adalah kemuliaan setiap muslim yang berjumpa dgn Allah di atas sunnah

قال: ابن شوذب :ان من نعمة الله على الشاب اذا نسك ان يؤاخي صاحب السنة يحمله عليها
Ibnu Syaudzab berkata: diantara nikmat Allah atas seorang pemuda apabila ia beribadah, ia mendapatkan saudara ahlussunnah yg mengajaknya utk senantiasa berada di atas sunnah.

قال يوسف بن أسباط:كان ابي قدريا واخوالي روافض فانقدني الله بسفيان فحملني على السنة
Yusuf bin Asbath berkata: bapakku dahulu pengikut sekte qadariyah dan keluarga ibuku pengikut sekte rafidhah, lalu Allah selamatkan diriku melalui perantara Sufyân yang membawaku berada di atas sunnah.

:idea:Renungan
Segala puji bagi Alloh yg telah menunjukkan kita Islam dan sunnah.
Dari perjalanan dakwah ke negri jiron ini ada beberapa pelajaran.
1⃣ Nikmat bahwa islam dan sunnah menyebar ke berbagai pelosok wilayah. Hampir ditemui adanya sunnah di setiap negri (propinsi) Malaysia walaupun jumlahnya belum banyak. Masya Allâh atas juhûd (upaya) mereka di berdakwah.
2⃣ Ada yg patut direnungkan bahwa di negri kita (Indonesia) ini, dakwah begitu bebas terbuka, sementara di sini (Malaysia) masih terbatas dan sangat dibatasi oleh kerajaan. Dari informasi yang sampai, tidak ada kajian salaf di mesjid. Karena itu wahai saudara²ku, kesempatan yg kita miliki ini jangan sampai kita sia²kan.
Mari kita berpacu menghimpun semua kekuatan kita (ahlus sunnah) dan gunakan setiap kesempatan yang ada sebelum datang waktu yg kita tidak inginkan.
Subhanalloh Allohuakbar sungguh nikmat Negri kita…..

Ada renungan lain
🅰 Berkembang anggapan bahwa Dakwah “Salaf” / “sunnah” berawal dari aktivitas membidahkan dan menghukumi org lain. Tidak dimulai dari bagaimana memahamkan umat dan mengajak org kepada manhaj yang mulia ini.
Faktanya, ketika org masih sedikit pemahamannya thd sunnah dan baru mulai mengaji, ia cenderung suka menghukumi dan menvonis org lain, dan ironinya sedikit dari mereka yg berpandangan : “apa yg saya akan perbuat untuk dakwah ini? Apa yg saya infakkan untuk dakwah ini?”
🅱 Adanya fenomena sulitnya untuk bekerja sama diantara sesama kita, yaitu “Ta’awun baina duat”
يمشي بنفسه بل قد يكون يحذر بعضه ببض من غير تثبت ولا برهان
Mereka cenderung jalan masing², dan bahkan terkadang masih terjadi tahdzir satu dengan lainnya diantara sesama mereka tanpa adanya tabayyun dan bukti nyata.

💖 Mudah²an Allôh menyatukan hati dan jiwa ahlus sunnah khususnya para dainya.
Ini hanya sedikit renungan yg saya perhatikan.

ولله الحمد
اخوكم ابو قتادة التاسيكي
Saudaramu Abu Qatadah at-Tâsiki

✏ Dilengkapi terjemahannya oleh Ust Kholid Syamhudi diatas kereta api Purwojaya, 12 Nov 2015, dengan sedikit perbaikan oleh Abu Salma Muhammad.
📎 Dishare oleh Ustadz di grup Multaqō ad-Du’ât ilallâh

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TAMBAHAN FAIDAH :
نحن لا نحكم على الناس بغير الحق
نحن نبين للناس المنهج الذي ينبغي أن يتبع
أما أن نحكم على الناس فنحن دعاة لا قضاة
الدعوة تحتاج إلى الحكمة والصبر، والحذر من اليأس أو تعجّل النتائج
عامل الناسَ كما تحب أن يعاملوك
فعامل الناس بأخلاقك لا بأخلاقهم
ما اجمل واروع ما قال امامنا أهل السنة هذا الزمان
الإمام الرباني عبد العزيز بن باز رحمه الله:
هذا العصر عصر الرفق والصبر والحكمة
وليس عصر الشدة
الناس أكثرهم في جهل ،
في غفلة وإيثار للدنيا 
فلا بد من الصبر 
ولا بد من الرفق
حتى تصل الدعوة
وحتى يبلغ الناس وحتى يعلموا
ونسأل الله للجميع الهداية .

أخوكم أبو سلمى

Kita tdk boleh sembarangan menvonis orang lain secara tidak benar
Kita hanya bisa menjelaskan kpd org lain manhaj (salaf) yang sepatutnya utk diikuti
Adapun menvonis manusia, maka kita hanyalah du’at (penyeru) bukanlah qudhot (hakim yang berwenang menvonis)
Dakwah itu lbh butuh kpd hikmah dan kesabaran, dan menjauhi dari sikap keputusasaan dan ingin cepat² menuai hasil
Perlakukan manusia sebagaimana anda ingin diperlukan
Maka perlakukan orang lain dengan akhlak anda, jangan dengan akhlak mereka
Alangkah indah dan anggunnya apa yang disampaikan oleh Imam ahlus sunnah zaman ini
Imam Rabbani Abdul Aziz bin Bâz rahimahullâhu :
Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah
Bukanlah zaman kekerasan
Karena mayoritas manusia dalam keadaan bodoh, Lalai dan lbh mementingkan dunia
Karena itu haruslah bersabar
Dan harus lemah lembut
Sampai  dakwah ini tersampaikan
Dan sampai manusia menjadi tahu
Kami memohon kepada Allah hidayah untuk semuanya

✏ Saudara anda
Abu Salma Muhammad
#⃣ Channel Telegram Al-Wasathiyah wal I’tidâl

Posted from WordPress for Android


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: