MAKSUD BERPUASA 10 HARI DI BULAN DZULHIJJAH

 Sep, 15 - 2015   no comments   Adab & Fikih IslamiIbadah & Muamalat

PERTANYAAN :

Saya membaca di situs Anda tentang keutamaan berpuasa di hari Arofah, namun saya juga membaca tentang keutamaan berpuasa di 10 hari Dzulhijjah, benarkah hal ini?

Apabila memang benar, dapatkah Anda menekankan sekali lagi kpd saya apakah kita berpuasa 9 hari ataukah 10 hari karena hari ke-10 adalah hari ied?

JAWABAN :

Alhamdulillâh.
Berpuasa pada 9 hari Dzulhijjah itu disunnahkan, dan yang menunjukkan sunnah nya adalah sabda Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam di dalam hadits Ibnu ‘Abbâs Radhiyallâhu anhumâ:

ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر – يعني عشر ذي الحجة-

Tidak ada hari yang beramal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allâh melebihi sepuluh hari ini – yaitu sepuluh hari Dzulhijjah –

Lalu para sahabat bertanya : “Wahai Rasûlullâh, tidak pula dengan jihad fî sabîlillâh?

Rasûlullâh menjawab :

ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك بشيء

Tidak pula jihad sabîlillâh (dapat menyamai keutamaannya) kecuali seorang yang keluar dg jiwa dan hartanya kemudian dia tidak kembali darinya sedikitpun. ”
(HR Bukhari 969)

Dari Hunaidah bin Khâlid dari isterinya, dari sebagian isteri² Nabi Shallallâhu alaihi wa Salam berkata :

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم تسع ذي الحجة ويوم عاشوراء وثلاثة أيام من كل شهر أول اثنين من الشهر وخميسين

Rasûlullâh Shallallâhu alaihi wa Salam biasa berpuasa pada sembilan hari Dzulhijjah, hari ‘Asyura, tiga hari setiap pertengahan bulan dan puasa Senin Kamis.
(HR Ahmad 21829 dan Abû Dâwud 2437 dan didhaifkan di dalam Nashbur Râyah II/180 tapi dishahihkan oleh al-Albânî)

Adapun berpuasa pada hari ied adalah haram, dan yang menunjukkan keharamannya adalah hadits dari Abî Sa’îd al-Khudrî Radhiyallâhu ‘anhu secara marfû’ (sampai kepada Nabi), yaitu beliau melarang berpuasa pada hari Iedul Fithri dan hari raya penyembelihan (iedul adha dan hari tasyrik). (HR Bukhârî 1992, Muslim 827)

Para ulama juga bersepakat (ijma’)  atas keharaman berpuasa pada hari  ied.

Amal shalih pada 10 hari Dzulhijjah ini lebih utama ketimbang hari² lainnya. Adapun puasa, maka tidaklah dikerjakan kecuali hanya pada 9 hari saja, karena hari ke-10 adalah hari ied yang diharamkan berpuasa saat itu.

Oleh karena itu, yang dimaksud dengan “keutamaan berpuasa 10 hari Dzulhijjah” adalah berpuasa pada 9 harinya saja, dan disebutkan sepuluh hari sebagai bentuk keumumannya saja.
Lihat Syarh Muslim karya Imam An-Nawawî no 1176.

📚 Sumber : http://islamqa.info/ar/41633
📝 Dialihbahasakan oleh Abû Salmâ Muhammad

Posted from WordPress for Android


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

%d bloggers like this: