KELOMPOK TERSESAT

Al-Imâm Ibnu Hazm -rahimahullâhu- dalam (kitab beliau) “al-Fashl fî al-Milal wa al-Ahwâ’ wa an-Nihal” berkata:

“Ketahuilah -semoga Allah merahmati kalian- bahwasanya semua kelompok sesat, Allâh tidak memperalat tangan-tangan mereka sebagai sebab untuk menyebar kebaikan, tidak pernah sebuah negeripun dari negeri-negeri kafir ditaklukkan dengan perantaraan mereka, dan tidak pula dikibarkan sebuah bendera kemuliaan Islam, serta mereka senantiasa terus berupaya untuk menggulingkan pemerintahan kaum muslimin dan mencerai-beraikan persatuan kaum Mu’minin.

Mereka juga terus menghunus pedang terhadap orang-orang yang berpegang pada agama, dan mereka selalu berbuat kerusakan di muka bumi ini.
Adapun tentang kaum khawârij dan Syi’ah, maka dalam hal tersebut, perkara mereka sudah terlalu masyhur untuk disebutkan.
Dan tidaklah aliran-aliran kebatinan berhasil mencapai tipu daya mereka terhadap Islam dan memurtadkan kaum yang lemah dari Islam kepada kekufuran melainkan dengan perantaraan lisanlisan kaum Syi’ah.
Demikian halnya dengan kelompok Murji’ah.
(Selesai perkataan Ibnu Hazm).
قال ابن حزم رحمه الله في ” الفصل في الملل والأهواء والنحل ” :

اعلموا رحمكم الله أن جميع فرق الضلالة لم يُجرِ الله على أيديهم خيرا ! ولا فَتح بهم مِن بلاد الكفر قرية ، ولا رُفع للإسلام راية ، وما زالوا يَسعون في قلب نظام المسلمين ويُفرِّقون كلمة المؤمنين ، ويَسلّون السيف على أهل الدِّين ، ويَسعون في الأرض مفسدين .

أما الخوارج والشيعة فأمْرُهم في هذا أشهر مِن أن يُتَكَلَّف ذِكْره .

وما تَوَصَّلَت الباطنية إلى كيد الإسلام وإخراج الضعفاء منه إلى الكفر إلاّ على ألْسِنة الشيعية .
وأما المرجئة فكذلك . اهـ .

Syaikhul Islâm Ibnu Taimiyah -rahimahullâh- berkata ttg syi’ah:
“Dan barangsiapa yang mencermati kitab-kitab Hadîts, Tafsîr, Fiqih dan Sejarah, dia pasti mengetahui bahwasanya para Shahabat -radhiyallâhu ‘anhum- adalah para imam di dalam mengikuti petunjuk dan lentera-lentera yg menerangi kegelapan, dan bahwasanya pokok/pangkal dari setiap fitnah dan malapetaka adalah Syi’ah dan orang-orang yang menyatu dengan mereka. Serta kebanyakan pedang-pedang yang terhunus dalam Islam ini selalu bermula dari pihak mereka. (Orang yg mencermati) pasti akan mengetahui bahwa asal usul racikan mereka adalah orang-orang munafik. Mereka membuat-buat berbagai kedustaan dan bid’ah (dlm Islam) berupa pendapat-pendapat yang rusak agar dengannya mereka dapat merusak agama Islam.

قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله عن الشيعة :
ومَن نَظر في كتب الحديث والتفسير والفقه والسير عَلِم أن الصحابة رضي الله عنهم كانوا أئمة الهدى ، ومصابيح الدجى ، وأن أصل كل فِتنة وبَلِية هم الشيعة ومَن انضوى إليهم ، وكثير مِن السيوف التي سُلّت في الإسلام إنما كانت مِن جهتهم ، وعَلِم أن أصلهم ومادّتهم منافقون ، اختلقوا أكاذيب ، وابتدعوا آراء فاسدة ، ليفسدوا بها دين الإسلام .

📘 Dialihbahasakan oleh Ustâdz Mubârak Bâmu’allim hafizhahullâhu Ta’âlâ dengan sedikit perbaikan.


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: