AL-‘ALLÂMAH AL-‘ABBÂD : BOLEH MENDENGARKAN KAJIAN SYAKH ABU ISHÂQ AL-HUWAINÎ DAN MENGAMBIL FAIDAH DARINYA

 Nov, 20 - 2014   no comments   BantahanFatwa UlamaJarh wa Ta'dil

PENANYA :

Syaikhanâ, Banyak orang awam dan juga sebagian penuntut ilmu mendengarkan (kajian) Abu Ishâq al-Huwainî, dan sebagian mereka ini dulunya mengenal salafîyah melalui perantaraan kaset-kaset (ceramah) Syaikh (Al-Huwainî) dan sebagian orang masih mengikuti (kajian-kajian) beliau di beberapa channel (TV) yang beliau menyampaikan pelajaran dan nasehat, juga pelajaran di bidang ilmu hadits, dll.

Namun, sejumlah ulama membicarakan (mengkritik) beliau… apakah kita mentahdzîr beliau???

SYAIKH :

Tidak! Tidak perlu mentahdzir beliau, dan saya tidak tahu ada satupun alasan yang layak untuk kami men­jarhnya atau mentahdzîrnya. Jika kami mentahdzirnya, siapa yang akan tersisa??? Apabila dia melakukan kesalahan, cukup mentahdzir kesalahannya saja.

PENANYA :

Wahai syaikh kami, apakah ini artinya boleh mendengarkan (kajian)-nya dan ber-istifâdah (mengambil faidah) darinya???

SYAIKH :

Iya, boleh mendengarkan (kajian)-nya dan ber-istifâdah (mengambil faidah) darinya!

 

[Tanya jawab antara Saudara ‘Umaid Zarzûr dengan al-‘Allâmah al-‘Abbâd pada hari Ahad, 17 Dzulhijjah 1435 H selepas Ashar.]

AL-ABBAD THD AL-HUWAINI


Related articles

Silakan berikan tanggapan...

%d bloggers like this: